Beberapa Khasiat Yang Terkandung Dalam Buah Manggis

Manggis atau dalam bahasa latinnya Garcinia mangostana L adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Buah ini banyak digemari orang-orang karena rasanya memang menyegarkan, yakni manis bercampur asam. Namun, di balik itu, manggis juga kaya akan kandungan zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah kandungan gizi manggis dalam 1 mangkuk (196 gram) bahan: 
Kalori: 143 kalori 
Karbohidrat: 35 gram 
Serat: 3,5 gram 
Lemak: 1 gram 
Protein: 1 gram 
Vitamin C: 9 persen dari jumlah kebutuhan vitamin C harian 
Vitamin B9 (asam folat): 15 persen dari jumlah kebutuhan asam folat harian 
Vitamin B1 (tiamin): 7 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B1 harian 
Vitamin B2 (riboflavin): 6 persen dari jumlah kebutuhan vitamin B2 harian 
Mangan: 10 persen dari jumlah kebutuhan mangan harian 
Tembaga: 7 persen dari jumlah kebutuhan tembaga harian
Magnesium: 6 persen dari jumlah kebutuhan magnesium harian

Beberapa tahun belakangan, manfaat kulit buah manggis menjadi populer karena penggunaannya sebagai obat herbal. Kenyataannya, tak hanya kulit, seluruh bagian dari buah manggis juga mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Selain vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya, buah manggis juga mengandung xanthones, yaitu senyawa bioaktif dalam tanaman yang memiliki sifat antioksidan. Adapun salah satu jenis senyawa xanthones yang tersimpan di dalam buah manggis adalah gartanin. Selain efek antioksidan, senyawa gartanin ini juga memiliki efek antiinflamasi, antijamur, dan bahkan antikanker yang kuat.

Berdasarkan kandungan-kandungan gizi di atas,  berikut beberapa manfaat yang tersimpan di dalam buah manggis :

Mendukung Penurunan Berat Badan
Dalam industri kesehatan dan kebugaran, salah satu klaim populer manggis adalah memiliki potensi untuk membantumenurunkan berat badan. Sebuah studi menemukan bahwa tikus yang melakukan diet tinggi lemak yang menerima dosis suplemen manggis mengalami kenaikan berat badan secara signifikan lebih sedikit daripada tikus pada kelompok kontrol. Demikian pula, dalam sebuah studi kecil, selama 8 minggu, orang yang melengkapi diet mereka dengan 3, 6 atau 9 ons (90, 180, atau 270 ml) jus manggis dua kali sehari cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah daripada kelompok kontrol.

Memiliki Efek Anti Kanker 
Studi populasi menunjukkan bahwa diet yang kaya akan sayuran dan buah-buahan seperti manggis berhubungan dengan pengurangan insiden kanker. Senyawa tanaman spesifik pada manggis, termasuk xanthones memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi, yang dapat membantu melawan perkembangan dan penyebaran sel kanker. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa xanthones dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk di payudara, lambung, dan jaringan paru-paru.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Buah manggis mengandung vitamin C dan serat, yang keduanya penting untuk sistem kekebalan tubuh manusia. Vitamin C memiliki sifat antioksidan serta berperan untuk meningkatkan fungsi sel kekebalan, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit. Sementara serat berperan dalam sistem pencernaan, yang juga merupakan komponen penting dalam kekebalan tubuh manusia. Tak hanya vitamin C dan serat, manfaat buah manggis ini juga dapat dirasakan karena sifat antibakteri pada senyawa bioaktif didalamnya. Senyawa ini dapat membantu melawan bakteri yang berbahaya, yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

Mengontrol Kadar Gula Darah Dalam Tubuh  
Uji tabung dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa senyawa xanthone pada manggis dapat membantu menjaga kadar gula darah yang sehat.  Sementara, sebuah studi selama 26 minggu belum lama ini pada wanita gemuk, menemukan bahwa mereka yang menerima 400 mg ekstrak manggis setiap hari, ternyata memiliki pengurangan signifikan dalam resistensi insulin, yakni faktor risiko diabetes.  Kondisi itu berlainan dengan kelompok yang tidak diberikan ekstrak buah manggis. Buah manggis juga merupakan sumber serat yang baik, nutrisi yang dapat membantu menstabilkan gula darah dan meningkatkan kontrol diabetes.  Kombinasi kandungan xanthone dan serat dalam manggis dapat membantu menyeimbangkan gula darah. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian lagi untuk manfaat ini. 

Namun, sebaiknya Anda menghindari konsumsi buah manggis dalam bentuk jus atau kalengan, terutama bila Anda menderita diabetes. Pasalnya, buah manggis dalam bentuk tersebut mengandung gula tambahan yang justru tak baik bagi kondisi Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lowongan Kerja PT Softex Indonesia Via Jobstreet (Manufaktur Produk Konsumen)

Lowongan Kerja PT. Lion Super Indo - (Retail / Merchandise)

Lowongan Kerja Terbaru PT Bank Central Asia (Bank BCA)